Wednesday, February 11, 2015

Jalan Menggapai Kehidupan Yang Penuh Berkah

Jalan Menggapai Kehidupan Yang  Penuh Berkah

Secara etimologi berkah artinya adalah bertambahnya nilai sesuatu atau berkembangnya harga sesuatu barang. Seperti contoh-contoh berikut ini: keberkahan pada harta berarti bertambahnya harta, baik dari segi jumlahnya maupun dari segi nilai kemanfaatan dari harta itu sendiri. Keberkahan sebuah rumah berarti bertambah luasnya rumah itu dalam arti yang sebenarnya, juga dari sisi lain yaitu kondisi rumah itu menjadi lebih lapang, tenang dan tentram sehingga membawa rasa damai orang-orang yang berada di dalamnya. Keberkahan pada keluarga yaitu bertambahnya rasa saling kasih sayang, pengertian serta memahami sehingga membawa kelanggengan keluarga tersebut.

Diantara beberapa hal yang dapat menyebabkan datangnya keberkahan yaitu:

1. Al Qur’an
Karena Alloh mensifatinya dengan keberkahan sebagaimana termaktub dalam firmanNya:
“Dan ini (al-Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi, membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya.” (Al An’aam: 92)


2. Ketakwaan dan keimanan

Tidak diragukan lagi bahwa kedua hal tersebut termasuk perkara yang dapat mendatangkan keberkahan, sebagaimana Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al ‘Araaf: 96)

3. Mengucapkan lafadz bismillah pada permulaan amal perbuatan
Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam:
“Jikalau salah seorang diantara kalian masuk ke dalam rumahnya dengan menyebut nama Alloh dan juga ketika memulai makan, maka syaithan berkata aku tidak akan tinggal dan makan malam di sini, dan jikalau ia tidak menyebut nama Alloh ketika memasuki rumahnya maka syaithan berkata aku akan tinggal, dan jikalau memulai makan tanpa dimulai dengan menyebut nama Alloh maka syaithan tadi akan berkata aku akan tinggal dan makan di sini.” (Shahih Kalimut Thayib no. 46)

4. Berkumpul di meja makan dan makan bersama-sama
Karena berkah akan meliputi makanan yang dimakan secara bersama-sama. Rasulullah bersabda:
Makanan berdua cukup untuk bertiga, dan makanan bertiga cukup untuk berempat.” (Shahih Targhib wa Tarhib no. 2129)

5. Makan sahur
Sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam:
“….karena dalam makan sahur itu ada keberkahan.” (HR. Bukhari Muslim)
Yang dimaksud keberkahan di sini adalah pahala dan ganjaran, karena mereka melaksanakan puasa dan ketakwaan dalam rangka melaksanakan ketaatan kepada Alloh.

6. Air zam-zam

Air zam-zam merupakan mata air yang penuh dengan keberkahan, bahkan sampai-sampai Rasululloh mengatakan:
“Semoga Alloh merahmati ibu Ismail yang jikalau ditinggalkan air zam-zam tersebut atau dikatakan jikalau tidak ditampung niscaya akan menjadi mata air yang luas.” (Shahih Jami’ no 8079)

7. Minyak zaitun dan pohon zaitun
Zaitun adalah pohon yang penuh berkah dan hal ini telah disifatkan oleh Alloh subhanahu wa ta’ala dalam Al Qur’an surah an-Nur ayat 35:
“Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api.”


8. Malam lailatul qadar

Malam lailatul qadar merupakan malam yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan. Maka hendaknya kita menegakkan ibadah serta berdzikir mengingat Alloh pada malam tersebut, karena Alloh telah berfirman:
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad dukhan: 3)

9. Hari raya Idul Fitri dan Idul Adha
Ketika manusia memulai dengan melaksanakan shalat ‘ied mengucap syukur padaNya atas limpahan rahmatNya dan juga limpahan berkah kepada kita semua atas nikmat dan juga tambahan karuniaNya. Oleh sebab itulah berkata Ummu Athiyah:
“Kita diperintahkan untuk keluar rumah pada hari raya ‘ied, sehingga keluar gadis-gadis dari pingitannya, demikian pula orang-orang yang dalam keadaan haidh di belakang manusia untuk bertakbir sebagaimana mereka bertakbir, dan berdoa sebagaimana mereka berdoa, mereka mengharapkan keberkahan hari itu dan kesuciannya.” (Shahih Bukhari)

10. Makan dari makanan yang halal

Yaitu makan dari makanan yang baik, makanan yang diberkahi Alloh`azza wa jalla . Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululloh:
Wahai manusia sesungguhnya Alloh itu baik dan tidaklah menerima kecuali yang baik-baik saja.” (Shahihul Jami’ no. 2744)
Maka harta yang haram tidaklah mendapat keberkahan dari Alloh dan tidak kembali kepada pemiliknya melainkan dengan kefakiran dan juga kekurangan.

11. Banyak-banyak mengucap syukur
Hal ini jelas sekali dinyatakan dalam firmanNya:
“Jikalau kalian bersyukur niscaya aku tambah rizkiKu padamu.” (QS. Ibrahim: 7)
Yang dimaksud di sini adalah tambahan dalam segala hal baik itu harta benda, kesehatan, umur dan nikmat-nikmat yang lain yang Alloh berikan tanpa bisa dihitung dan juga dibilang.

12. Sedekah
Yang Alloh akan lipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat ganjarannya. Tidak diragukan lagi bahwa Alloh memberi keberkahan pada harta seseorang dan melipatgandakannya, hal ini sebagaimana firmanNya:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. Di tiap-tiap bulir ada seratus biji. Alloh melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Alloh Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)


13. Berbuat kebajikan dan menyambung tali silaturrahmi
Hal ini sebagaimana yang diberitakan oleh Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam :
“…dan menyambung tali silaturrahmi dan akhlak yang baik akan dapat memakmurkan rumah tangga dan juga menambah usia.” (Shahih Targhib wa Tarhib no. 2524)

14. Bersegera
Yakni dengan bangun segera dan memulai amal perbuatannya di pagi hari, karena nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:
“Berkahilah umatku yang bangun pada permulaan pagi.” (Shahihul jami no. 2841)
Dan sebagaimana yang disebutkan bahwa salah satu sebab kesuksesan seseorang setelah hidayah dari Alloh yaitu mereka yang memulai pekerjaannya di permulaan hari (di pagi hari).

15. Pernikahan
Pernikahan merupakan salah satu penyebab datangnya berkah dari Alloh subhanahu wa ta’ala . Sebagian dari salafush shalih bersegera dalam pernikahan mereka, salah satu penyebabnya adalah agar mereka mendapatkan apa yang Alloh janjikan dari pernikahan itu dari harta yang melimpah dan rizki, karena mereka memahami hal tersebut dari firmanNya:
“dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rizki kepadamu dan kepada mereka.” (QS. Al An’aam: 151)
 
16. Perencanaan
Sesungguhnya Alloh telah menjanjikan kepada nabiNya akan kemenangan yang terdahulu dan juga kabar gembira baginya, maka bagaimana mungkin setelah ini bagi siapa saja tidak melakukan perencanaan dan persiapan dengan anggapan bahwa sesungguhnya berkah itu akan memudahkan perkara-perkara dalam kehidupan kita?. Untuk itu kita perlu mempersiapkan dan merencanakan masa depan dan setelah itu hendaknya kita pasrahkan kepada Alloh dan memohon padaNya akan keberkahan pada seluruh amal yang kita perbuat.
Sumber: Elfata Vol. 4 No. 09/2004