Tuesday, March 3, 2015

Hanya Islam Yang di Ridhoi Oleh Allah Ta'ala

,
Hanya Islam Yang di Ridhoi Oleh Allah Ta'ala


Agama Islam adalah agama yang diridhoi oleh Allah Ta’ala. Dan tidak ada agama lain yang diterima dan diakui oleh-Nya selain Islam. Hal ini didasari dari banyaknya ayat-ayat yang jelas-jelas menegaskan bahwa Islam adalah Agama satu-satunya yang diridhoi oleh Alloh Ta’ala. Sebagaimana disebutkan dalam firmanNya

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ

“Sesungguhnya agama yang diterima disisi Alloh adalah Islam” [Al-Baqarah:19]
Tentu saja ini merupakan sebuah statment/penyataan sang pencipta bahwa tidak ada agama lain yang diterima disisinya selain Islam.

Maka adalah mengherankan jika orang-orang yang mengusung pemahaman pluralism itu beranggapan bahwa tidak hanya Islam yang benar, agama-agama lain juga benar. Padahal sudah jelas dalam Ayat tersebut bahkan ayat-ayat lain menegaskan hanya agama Islam-lah yang benar berada diatas petunjuk sang pencipta alam semesta, yakni Alloh ‘Azza wa jalla.

Dan syubhat yang mereka bawakan adalah sebuah ayat dalam Al-Quran surat Al-Baqarah : 62,

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُواْ وَالَّذِينَ هَادُواْ وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحاً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُون

“Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh , mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”

Ayat ini turun berkenaan dengan pertanyaan Salman Al-Farisi yang menceritakan perihal teman-temannya dari kaum yahudi, yang mereka sholat dan berpuasa juga beriman kepada Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam adalah seorang Nabi. Namun setelah selesai Salman menceritakan perihal mereka, Rasululloh pun berkata, “wahai salman, mereka masuk neraka”.

Tak pelak, jawaban Rasululloh sangat menyedihkannya, sehingga diturunkanlah ayat tersebut.

Tentu saja hal ini bukanlah sebuah legitimasi buat agama-agama lain selain Islam. Bahkan dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, bahwa Ayat tersebut AlBaqarah:62 turun sebelum ayat dari surat Ali-Imran:85 yang lebih menegaskan lagi,

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِين

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [Ali-Imran:85]

[Tafsir Ibn Katsir Albaqarah:62]

Jadi, jelaslah bahwa setelah turunnya ayat-ayat yang menegaskan bahwa Islam adalah Agama yang Haq/benar (AlBaqarah:19) dan hanya orang-orang Islam yang akan beruntung kelak dihari kiamat (Ali-Imran:85), maka jelaslah bahwa kejahilan orang-orang yang mengusung pemahaman pluralism itu hanya sekedar omong kosong belaka yang dibumbuhi kata-kata inteleks sehingga kaum muslimin terpengaruh yang akhirnya terjerumus pada kesesatan. Maka waspadailah mereka!!!

Semoga Alloh memberikan hidayah kepada kita semua.