Peluang Amal Jariyah

Peluang Amal Jariyah

Keadaan para salaf di bulan Ramadhan

 on Wednesday, June 1, 2016  

Bismillah


Al-Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullahu berkata :
Keadaan para salaf di bulan Ramadhan. Keadaan para salaf sebagaimana yang tercatat di dalam buku-buku yang diriwayatkan dengan sanad-sanad yang tsiqqot(kredibel) tentang mereka :
Bahwa mereka berdoa meminta kepada Allah Azza wa Jalla agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan sebelum masuk bulan Ramadhan. Karena mereka mengetahui di dalam bulan Ramadhan itu terdapat kebaikan yang besar dan manfaat yang berlimpah. 
Kemudian apabila telah masuk bulan Ramadhan, mereka meminta kepada Allah untuk membantu mereka agar bisa beramal shalih di dalamnya. 
Setelah bulan Ramadhan selesai, mereka meminta kepada Allah agar menerima segala amal shalih mereka.
Sebagaimana firman Allah Jalla wa 'Ala :

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ أُولَٰئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ
"Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka. Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya".
[QS Al-Mu'minun 60-61]

Mereka begitu bersungguh-sungguh di dalam beramal, kemudian mereka merasa cemas setelahnya, apakah amalnya akan diterima ataukah ditolak? 
Hal ini disebabkan pengetahuan (ilmu) mereka akan keagungan Allah Azza wa Jalla, dan pengetahuan mereka bahwa Allah tidaklah menerima suatu amalan melainkan yang ikhlas mengharap wajah-Nya dan benar sesuai dengan sunnah Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam,

Mereka tidak memuji diri-diri mereka sendiri dan mereka khawatir amalan mereka tertolak. Kemudian mereka beramal dengan susah payah untuk bisa melaksanakannya. Karena Allah Azza wa Jalla berfirman :
إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ.
"Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang-orang yang bertakwa."
[QS Al-Ma'idah 27]

Mereka mendedikasikan diri mereka secara total di bulan Ramadhan untuk beribadah dan mengurangi aktivitas duniawi.
Mereka menghabiskan waktu mereka untuk duduk bermajelis di rumah-rumah Allah Azza wa Jalla.
Mereka berkata : "Kami menjaga puasa kami dan tidak mau menggunjing seorang pun."
Mereka sibuk dengan mushaf dan saling mempelajari Kitabullah Azza wa Jalla.
Mereka menjaga waktu-waktu mereka dari kesia-siaan.
Mereka tidak mau membuang-buang dan menyia-nyiakan waktu sebagaimana kebanyakan manusia di zaman ini.
Namun mereka menjaga waktu mereka di malam hari dengan qiyam(mendirikan sholat malam) dan di siang hari dengan berpuasa, membaca Al-Qur'an, berdzikir dan amalan kebajikan lainnya.
Mereka tidak sudi membuang waktu mereka walau hanya sedetik saja atau hanya sekilas, melainkan mereka gunakan waktu mereka untuk beramal 
Keadaan para salaf di bulan Ramadhan 4.5 5 Abdullah Al Pinrany Wednesday, June 1, 2016 Bismillah Al-Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullahu berkata : Keadaan para salaf di bulan Ramadhan. Keadaan para salaf se...


Powered by Blogger.