Muslimah Lulusan Pesantren Menikah Dengan Orang Awam

 on Thursday, March 5, 2015  


SOAL:
Assalamu’alaikum. Afwan Ustadz, ada seorang akhwat (lulusan ponpes salaf ternama di negeri ini) mau menikah, tapi ia enggan menikah dengan ikhwan pondokan atau kajian. Justru ia lebih memilih laki-laki yang sangat awam dengan manhaj salaf. Sudah dinasihati oleh keluarga tapi ia tetap pada pendiriannya tersebut. Apakah sikap akhwat tersebut bisa dibenarkan? Bagaimana nasihat Ustadz terhadapnya?
(A, Kediri, 085695xxxxxx)
JAWAB:

Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh.
Agama Islam adalah nasihat. Hendaknya kita menasihati saudara saudari kita yang beriman yang ingin menikah agar mencari calon yang kuat ilmu dan akidahnya. Seandainya nasihat itu sudah dilakukan tetapi belum berhasil, cobalah mencari asatidzah atau guru yang berilmu dien yang kuat dan yang berwibawa agar menasihati dia, barangkali dia mau menerima, atau Ustadz yang mencarikan jodohnya. Jika dia tetap pada prinsipnya, kita tidak boleh memaksanya.

Dari Abu Huroiroh Radhiyallaahu ‘anhu bahwa Rosululloh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):
“Seorang janda tidak boleh dinikahkan kecuali setelah diajak berembuk, dan seorang gadis tidak boleh dinikahkan kecuali setelah diminta izinnya.” Mereka bertanya: Wahai Rosululloh, bagaimanakah izinnya? Beliau bersabda: “Ia diam.” (HR. al-Bukhori 7/23)

Apabila dia dipaksa padahal tidak senang, tentu akibatnya akan berbahaya di kemudian hari. Oleh karena itulah siapa saja yang mau menikah, Islam mensyari’atkan nazhor (melihat calon istri), karena dengan saling melihat akan menghasilkan keputusan.
Jika laki-laki yang awam itu menjadi pilihannya semenjak dia belum menuntut ilmu di pesantren Islam, dan berat untuk meninggalkannya, maka upayakan calon suami mau menuntut ilmu dien sebelum menikah. Hendaknya orang tualah atau calon mertua atau yang lain yang menyuruh dia agar menuntut ilmu dien, utamanya ilmu akidah dan ilmu bagaimana berkeluarga yang baik. Wallohu a’lam.

[ Oleh: Ust. Aunur Rofiq bin Ghufron ]
Dinukil dari Majalah al-Mawaddah :. Edisi 02 Tahun ke-4.: Rubrik Konsultasi Pranikah.
Muslimah Lulusan Pesantren Menikah Dengan Orang Awam 4.5 5 Abdullah Al Pinrany Thursday, March 5, 2015 SOAL: Assalamu’alaikum. Afwan Ustadz, ada seorang akhwat (lulusan ponpes salaf ternama di negeri ini) mau menikah, tapi ia enggan me...


Powered by Blogger.