Peluang Amal Jariyah

Peluang Amal Jariyah

Mari Kita Doakan Keberhasilan Arab Saudi dan Sekutunya Menghancurkan MAkar Syiah Houthi/Hutsi

 on Sunday, March 29, 2015  

Credit : http://www.konsultasisyariah.com/syiah-pemberontak-yaman/
Dunia islam sedang bergolak belum lama kita di kagetkan dengan munculnya ISIS yang begitu kejam membantai para Hafidz para Muslimin, kemudian muncul lagi Syiah Houthi/Hutsi di Yaman yang berhasil menggulingkan Pemerintahan Resmi  Yaman, Shan’a, tanggal 21 September 2014. 

Kemunculan Gerakan Sipil ini sangat menarik perhatian dunia karena bagaimana sebuah gerakan sipil tiba-tiba bisa mengadakan sebuah gerakan besar dan melumpuhkan sebuah pemerintahan Resmi seperti Yaman.

Syiah Houthi berpartisipasi dalam pemberontakan pada tahun 2011. Itulah saat  paling menguntungkan bagi Syiah Houthi. Mereka yang minoritas bisa bergabung dengan arus utama rakyat Yaman dalam menggulingkan Presiden Ali Abdullah Saleh dan kemudian memperoleh penerimaan politik di Yaman. Tapi mereka segera memisahkan diri dari sisa kekuatan politik yang menggulingkan Presiden Ali Abdullah Saleh. Mereka kembali melakukan aksi militer dan dalam enam bulan terakhir telah menguasai San’aa dan sejumlah wilayah Yaman.

Karena melihat situasi ini yang semakin tidak menguntungkan dimana kaum Salaf/Ahlussunnah Waljamaah semakin tertindas oleh Syiah Houthi  maka Saudi Arabia bersama beberapa negara arab mengadakan serangan besar-besaran dan tidak main-main

Arab Saudi mengerahkan 100 pesawat tempur dan 150 ribu pasukan. Sedangkan Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Qatar, Jordania, Maroko dan Sudan masing-masing mengerahkan 30, 15, 15, 15, 1, 6, 6, dan 3 pesawat tempur.

Iran sebagai negara Syiah Rafidhah memberi  perhatian serius . Negara syiah itu mengancam Arab Saudi agar segera menghentikan aksinya. Jika tidak, Iran akan turun tangan. 

“Serangan udara yang dikomandani Arab Saudi harus segera dihentikan, karena hal itu bertentangan dengan kedaulatan negara Yaman. Kami akan melakukan apapun yang kami bisa untuk mengendalikan krisis di Yaman,” kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif Zarif seperti dikutip Reuters, Kamis (26/3/2015).

Sebelum mengeluarkan ancaman, Iran telah mengecam dan mengutuk serangan tersebut. Mereka menyebut kekuatan militer tidak dapat menyelesaikan masalah di Yaman. 

Tidak bisa disangkal kekuatan Syiah Houthi yang berkembang begitu pesat dengan cepat dan senjata modern baru adalah bantuan dari Iran sebagai Negara Syiah Terbesar. Mereka juga berhasil mempropagandakan perang melawan pemerintah resmi Yaman dan memproklamirkan gerakan kesukuan di setiap suku di Yaman sehingga mudah untuk mereka pecah belah.

Siapakah Sebenarnya Syiah Houthi ini berikut saya nukilkan dari Forum Salafy.net


FATWA AL-‘ALLAMAH ASY-SYAIKH ‘UBAID AL-JABIRI

Untuk BERPERANG MELAWAN RAFIDHAH PARA PENYEMBAH KUBUR, Dan Nasehat beliau untuk Penduduk Yaman yang Berjihad/Bertempur

الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد :

Kepada yang bertanya kepadaku tentang kondisi yang terjadi di Yaman, dan apakah bergabung dengan pasukan/tentara Negara dalam rangka berperang melawan Hutsiyyin (Rafidhah) adalah Jihad ataukah tidak?

Aku katakan – wa billahi taufiq –

Perang melawan Hutsiyyin bersama Negara dan yang terkait dengannya, adalah TERMASUK JIHAD DIFA’ (DEFENSIF/PERTAHANAN/PEMBELAAN).

Ketahuilah wahai saudaraku yang mulia, bahwa perang menghadapi orang-orang kafir Rafidhah adalah FARDHU ‘AIN atas setiap mukallaf yang mampu berjihad dengan jiwanya, dengan jiwa dan hartanya, atau dengan hartanya saja, KARENA DUA SEBAB :

SEBAB PERTAMA : Bahwa Hutsiyyin bukan kelompok pemberontak, namun MEREKA ADALAH KELOMPOK KAFIR MURTAD, RAFIDHAH, yang didukung oleh Negara Iran Rafidhah.

Si kafir jahat ini, tujuan dia bukan semata-mata kekuasaan, tapi tujuan dia adalah MENGHANCURKAN Islam dan Sunnah.

Pahamilah hal ini wahai Ahlus Islam wa Sunnah di negeri Yaman yang mulia.

SEBAB KEDUA : Bahwa pimpinan Negara yang syar’i, yaitu Abdu Rabbi bin Manshur bin Hadi telah menggerakkan (memobilisasi) umat untuk berjihad. Apabila pemerintah sudah memobilisasi kekuatan rakyatnya, maka memenuhi panggilan tersebut hukumnya FARDHU ‘AIN sebagaimana telah kami jelaskan.

Barangsiapa yang TERLAMBAT memenuhi seruan tersebut dan TIDAK BERSEMANGAT dalam memerangi orang-orang kafir Rafidhah Bathiniyyah tersebut, LAMBAT atau bahkan MEMBANTU mereka, maka dia itu PENGHANCUR dan PERUSAK DI MUKA BUMI, MENENTANG ALLAH dan RASUL-NYA.

Maka janganlah peduli – wahai Ahlus Sunnah di Yaman Tercinta – dengan celaan para pencela.

TERUSKANLAH PERJUANGAN KALIAN, TAATILAH PEMERINTAH/PIMPINAN KALIAN, Dan BERTAQARRUBLAH KEPADA ALLAH dengan berjihad melawan orang-orang kafir itu.

Nabi Shallallahu ‘alahi wa Sallam bersabda :

لا هجرة بعد الفتح، وإذا استنفرتم فانفروا

“Tidak ada hijrah setelah Fathu Makkah. Apabila kalian digerakkan (untuk berjihad) maka bergeraklah kalian.”

Kini telah ada SERUAN UMUM (untuk berjihad), penyeru  telah memanggil (untuk berjihad), maka WAJIB ATAS KALIAN UNTUK MEMENUHINYA.

MINTALAH PERTOLONGAN KEPADA ALLAH, BERSABARLAH, BERHARAPLAH PAHALA

Ketahuilah, bahwa ini – yaitu memerangi orang-orang murtad, kafir, rafidhah bathiyyah itu – termasuk JIHAD DIFA': jihad membela agama, kehormatan, jiwa, dan harta.

Bertaqwalah kalian kepada Allah dalam urusan agama kalian. Janganlah merasa rendah (untuk membelanya). Berharaplah pahala di sisi Allah.

وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Disampaikan oleh ‘Ubaid bin ‘Abdillah bin Sulaiman al-Jabiri.
Ba’da Maghrib hari Rabu 5 Jumadal Akhirah 1436 H, bertepatan dengan 25 Maret 2015 M

Sumber: Majmu’ah Manhajul Anbiya

Semoga Saudi Arabia dan Para Pembela Ahlussunnah  berhasil menghancurkan Makar Syiah Rafidhah para penyembah kuburan

apa yang terjadi di Yaman semakin menguatkan cengkraman Syiah di tanah Arab. Saat ini, Mekah dan Madinah telah dikepung dari sebelah utara ada Irak kemudian Syria, sebelah timur ada kota-kota basis Syiah seperti Qatif dan kota-kota di Bahrain serta Kuwait, dan sekarang ditambah Yaman di sebelah Utara. Tentu saja hal ini menjadi perkara serius bagi keamanan Arab Saudi dan bisa berdampak pula padakenyamanan ibadah haji dan umrah.
 Karena tidak jarang, orang-orang Syiah membuat gaduh tanah haram dan ini juga, dapat kita petik pelajaran untuk negeri kita, Indonesia. Strategi yang dilakukan Syiah untuk menguasai suatu negara, hampir serupa dengan apa yang dilakukan Amerika. Mereka menimbulkan chaos (kekacauan), kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk menguasai suatu daerah.

rujukan :
http://bersamadakwah.net/
http://forumsalafy.net/?p=10349
http://www.konsultasisyariah.com/syiah-pemberontak-yaman/


Mari Kita Doakan Keberhasilan Arab Saudi dan Sekutunya Menghancurkan MAkar Syiah Houthi/Hutsi 4.5 5 Abdullah Al Pinrany Sunday, March 29, 2015 Credit :  http://www.konsultasisyariah.com/syiah-pemberontak-yaman / Dunia islam sedang bergolak belum lama kita di kagetkan dengan mun...


Powered by Blogger.