11 January, 2012

Nicolas Steno's 374th birthday


Google kembali merubah logonya hari ini  yaitu untuk memperingati hari ultah 374 Nicolas Steno, siapakah dia



Photobucket  
Nicolas Steno (11 Januari 1638 – 25 November 1686)

Empat prinsip paling basic dalam ilmu geologi—Hukum Superposisi, Hukum Cross-Cutting, Hukum Kontinuitas Lateral, dan Hukum Horizontalitas—semua dirumuskan oleh Pak Nicolas Steno, seorang anatomis dan geologis berkebangsaan Denmark. Karena jasanya yang luarrrrr biasa besar, beliau diberi gelar The Father of Geology alias si Bapak Geologi. Tahu tidak, waktu berumur 21 tahun, Pak Steno bertekad, “Pokoknya saya gak bakal percaya apapun yang tertulis di buku sebelum saya neliti sendiri!!” daaaan… itulah yang membawa beliau menjadi bintang di dua bidang sekaligus, anatomi dan geologi. Inilah kisah lengkapnya.

Masa Kecil Kurang Bahagia?
Pak Steno lahir pada 11 Januari 1638 di Kopenhagen, Denmark. Ayahnya seorang tukang emas (goldsmith) yang bekerja untuk King Christian IV, raja Denmark waktu itu. Sedih sekali, waktu kecil Pak Steno tidak bebas main keluar bersama teman-teman seperti kita-kita ini… pasalnya, waktu itu merebak wabah mematikan yang dalam waktu setahun saja sudah membunuh 240 murid sekolah! Enam tahun kemudian, ayah beliau meninggal dunia.

The Power of Observation
Setelah merampungkan pendidikan universitasnya, Pak Steno memutuskan untuk berkeliling Eropa dan menemui ilmuwan-ilmuwan hebat dari Jerman, Prancis, Italia dan Belanda. Akibat sering bersentuhan dengan dunia ilmiah, Pak Steno terlatih untuk mengasah kemampuan observasinya. Ia lebih mempercayai apa yang dilihatnya dengan mata kepala sendiri—walaupun hasil observasinya sangat bertentangan dengan doktrin tradisional yang (pada waktu itu) penuh mitos dan takhayul.

Menjadi Master Anatomi
Pertama-tama, Pak Steno melanglang ke Rostock, lalu ke kota Amsterdam, di mana beliau menjadi murid Gerard Basius dan meneliti sistem limfe. Pak Steno menemukan struktur baru yang terdapat di kepala kelinci, anjing, dan domba. Struktur itu pun diberi nama “ductus stenonianus". Beberapa bulan kemudian, beliau hijrah ke Leiden dan mempelajari jantung. Bulan-bulan berikutnya, berbagai kota di Eropa disinggahinya sambil menjalin pertemanan dengan tokoh-tokoh terkemuka dan menjadi anggota asosiasi sains ternama sebagai ahli anatomi.

Berkenalan dengan Geologi
Pada Oktober 1666, dua nelayan menangkap hiu betina superbesar di dekat kota Livorno. Kepala hiu itu dikirim ke Pak Steno untuk diteliti (waw, kebayang gak sih dapet kiriman kepala ikan hiu?). Pak Steno menyadari bahwa bentuk gigi hiu itu mirip banget dengan sejenis “batu” aneh yang sering terselip di lapisan-lapisan batuan, yang mana orang-orang menyebutnya sebagai “batu lidah (tongue stones)”
PhotobucketTongue Stones


\Penjelasan yang populer waktu itu salah satunya datang dari Pliny the Elder, yang mengklaim bahwa itu adalah batu yang jatuh dari langit, berasal dari pecahan Bulan. Hmm… Yang lainnya bilang kalau batu itu “tumbuh” secara alami di antara batuan! Ini khas pendekatan Aristoteles. Namun, seorang ahli bernama Fabio Colonna justru menulis bahwa sebenarnya batu itu gigi hiu, namun masalahnya komposisi “batu lidah” jauh berbeda dengan gigi hiu asli. Pak Steno setuju dengan pendapat Pak Fabio dan menambahkan bahwa komposisi gigi hiu bisa berubah tanpa kehilangan bentuknya (yaitu… mineral replacement! )

Dari sinilah Pak Steno mulai penasaran dengan ilmu geologi. Kok bisa sih benda padat ada di dalam benda padat lain (solid bodies within solids) seperti gigi kok bisa ada di tengah-tengah batuan? Minatnya pun berkembang tidak hanya di bidang fosil saja, tapi juga mineral, kristal, urat kristal, sampai perlapisan batuan.

Buku Geologi #1 Dunia !

Photobucket

Akhirnya, pada 1669 terbitlah buku bersejarah Dissertationis prodromus yang menjelaskan empat prinsip yang amat sangat penting dalam stratigrafi dan masih valid sampai sekarang: Hukum Superposisi “pada waktu sebuah strata terbentuk, semua materinya berupa fluida, karenanya ketika sebuah strata sedang terbentuk, tidak ada strata lain yang ada di atasnya”.  Hukum Cross-Cutting “jika sebuah tubuh atau diskontinuitas memotong sebuat stata, [itu] pasti terbentuk setelah strata itu.” Hukum Kontinuitas Lateral “Material yang membentuk strata melampar secara luas di atas permukaan bumi kecuali ada tubuh padat lain yang menghalangi”, dan Hukum Horizontalitas “strata yang tegak lurus dengan horizon atau miring terhadap horizon dulunya parallel dengan horizon.”

Selain itu, juga ditulis Steno landmark’s theory “rekaman fosil (fossil record) merupakan kronologi dari makhluk hidup di zaman-zaman yang berbeda” juga Steno’s law “sudut bidang-bidang Kristal sama untuk semua spesimen dari Kristal yang sama.” Hukum yang terakhir menjadi basis dari studi kristalografi.

Wah… hebat banget, ya, Bapak kita yang satu ini. Nah, apa kamu tertarik menjadi the 21st Century Father of Geology? Or maybe.. the 21st Century Mother of Geology?

Sumber disini



Artikel Terkait:

38 comments:

  1. Kapan yaaa nama saya ada di google mas hehe

    ReplyDelete
  2. wah Bapak Geologi ya? Logonya Google keren.

    ReplyDelete
  3. Kembali membahas tema yang sama....cuman kayaknya lebih lengkap disini

    ReplyDelete
  4. wah google ganti2 themes melulu nie..
    tapi bagus, biar tidak bosan..

    ReplyDelete
  5. gimana yaa caranya biar jadi legend...mantab bgt kalo 100 tahun kemudian, nama kita bisa di taro di gugel..mimpi

    ReplyDelete
  6. Sebenernya klo boleh jujur ampe detik ini aku malah masih bingung Geologi tuh ilmu yg ngususin tentang apa.. alamkah? ato apa aku juga gak tau

    Tapi udah lumayan kejawab sih penasarnku pas buka Google tadi hhe... ternyata salah satu orang penting yg kembali diperkenalkan Google :)

    Eh mau +1 kok gak ada :)

    ReplyDelete
  7. Baru tahu disini siapa itu Nicolas Steno....

    Oh ya buat smp3lembang, selamat ya tlah dapat Top 10 referal 2011 di Denaihati...

    ReplyDelete
  8. Google rajin sekali ngucapin Ultah untuk tokoh2 dunia

    ReplyDelete
  9. hemmh,,,nambah lagi nih ilmunya,,hehe,,tadi udah baca di blog nya fatamorgana tentang ini...
    hemmh,,masa kecilnya meankutkan sekali..
    terima kasih gan atas share nya

    ReplyDelete
  10. Sob, aku minta izin buat ngelink postingan ini dari postingan baruku yg di DJ Note ya hhe.... makasih sebelumn :)

    ReplyDelete
  11. Nice info! Menambah wawasan kita tentang sejarah dunia.

    ReplyDelete
  12. sejarah lengkap mbah steno, ternyata beliau masa kecilnya terlalu bahagia hehe
    makasih inponya mas :)

    ReplyDelete
  13. siapa tuh gan. ilmuwan y ? wah tks infonya.

    ReplyDelete
  14. oh y. pas say buka google malah iconnya berubah seperti yg punya agan. baru tahu artinya. tks.

    ReplyDelete
  15. oh ternyata logo ultah seorang ilmuwan. keren artikelnya. tks for share.

    ReplyDelete
  16. wah baru tahu makna dari icon google sekarang. tks infonya.

    ReplyDelete
  17. pantesan gambarnya kayak lapisan-lapisan tanah

    ReplyDelete
  18. ini baru artikel...jadi lebih tahu banyak dech klo didunia ini masih banyaaaaak orang2 pintar yang belum kita ketahui sepenuhnya...

    ReplyDelete
  19. sebenarnya didunia ini masih banyak lagi orang2 yang jauh lebih pintar lagi,,dan tentunya dalam ilmu pengetahuan yang berbeda pula...

    ReplyDelete
  20. hmm
    pantesan tampilan google ada yg beda pantesan ada yg ultah toght
    selmat ulang tahun yaa pa nicolas stones

    ReplyDelete
  21. seorang ilmuwan hebat pantas kalo google memasang logo dengan gmbr hari ultah sang ilmuwan.

    ReplyDelete
  22. google is the best pokoknya

    ReplyDelete
  23. berkunjung dimari sambil bersilaturrahmi,,,

    ReplyDelete
  24. Weh saya malah baru tahu dari blog ini, kemarin-kemarin saya memagn absen menggunakan google. saya kira nicola steno adalah orang yang menemukan atau tokoh tulisa steno. hehehe... ternyata bukan malah bapak geologi

    ReplyDelete
  25. keren emang google. jadi punya logo baru.

    ReplyDelete
  26. kembali mengudara bang diriku..xixxii...

    ReplyDelete
  27. waw keren juga nii tampilan google sekarang terus update yaa logonya kalo bisa

    ReplyDelete
  28. i lop yuu google
    iconnya sangat bagus loo

    ReplyDelete
  29. wah bener2 ya... sungguh perjalanan pak Steno ini penuh warna warni, penuh perjuangan n tentu nya kegigihan, hingga akhirnya bisa terkenal gitu... sip dah...

    ReplyDelete
  30. rasanya gak pernah dikeanalin di kelas geografi, hehehe :D

    ReplyDelete
  31. rasabya saya baru denger ..!!
    makasih ya, saya jadi tahu nih !! :)

    ReplyDelete

Just make a comment Buddy